Categories
Sastra, Puisi, dan Humor Uncategorized

TANAMAN SAGU bagian 1

Oleh Ahmad Fauzi Ridwan

Sagu memiliki filsafat yang dalam dan religius. Menurut masyarakat Papua, sagu merupakan bukti kasih sayang dari Yang Maha Esa. Ternyata, masih banyak yang belum mengenal sagu melihat Indonesia menjadi negara dengan luas pertanaman terbesar dengan total 90% dunia. Sekitar 4,7 juta hektar sagu berada di provinsi Papua per tahun 2014. Sagu yang berada di Papua malah terlihat seperti hutan sagu daripada kebun sagu. Padahal sagu yang tumbuh tersebut tidak dirawat atau dikelola namun dapat tumbuh dengan baik bahkan di lahan yang memiliki ph air rendah, ph tanah yang rendah, dan minim hara.

Sebagian besar sagu menghutan akibat tidak adanya pengelolaan. Ini terjadi karena jika dilihat dari dekat, sagu memiliki banyak duri dan jarak tanamnya tidak beraturan sehingga menyulitkan dan kesan pertama yang muncul yaitu malas. Sagu yang berada di pinggir dimanfaatkan masyarakat sekitar karena kemudahan panen dan pengangkutan namun hasilnya tidak maksimal.

Bentuk tajuknya pun menengadah seolah-olah seperti sedang berdoa. Namun sebenarnya, bentuk tajuk seperti itu dapat memaksimalkan penerimaan cahaya matahari yang digunakan untuk fotosintesis. Bila antar daun saling tumpang tindih yang terjadi malah respirasi yaitu menggunakan hasil fotosintesis untuk menghasilkan energi sehingga dapat mengurangi pembentukan pati.

Duri-duri yang berada di daun berfungsi sebagai pelindung dari ancaman predator namun dalam segi industri dapat sebagai pelindung dari orang yang berniat jahat. Letak tanamannya berada di lahan rawa atau gambut dapat menyulitkan akses untuk terjadi pencurian sehingga lebih aman daripada tanaman industri lainnya.

Sagu termasuk tanaman yang sangat tahan. Letak titik tumbuh dilindungi oleh lapisan-lapisan pelepah daun yang tebal dan terletak di titik pusat batang dapat berfungsi sebagai pemulihan setelah terjadi kebakaran. Bentuk yang ramping, tidak bercabang, dan berumpun   inilah yang menyebabkan sagu dapat pulih kembali setelah terjadi bencana alam seperti tsunami di Aceh.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.