Categories
Berita Uncategorized

Ikbal Muzaki Pimpin KMNU IPB setahun mendatang

Bogor – Sabtu (12/11/2016), Keluarga Mahasiswa Nadhlatul Ulama Institut Pertanian Bogor (KMNU IPB) menyelenggarakan Musyawarah Besarm (Mubes) ke VI yang bertempat di RK 202 Departemen Agribisnis, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor.

Kholilah Dzati Izaah sebagai ketua pelaksana Mubes dalam sambutannya menyampaikan ; “Peserta Musyawarah Besar diharapkan untuk berpartisipasi aktif, karena momen ini ibarat sebagai pesta demokrasi terbesar dalam KMNU IPB. Kemudian saya ucapkan terimakasih kepada panitia maupun anggota KMNU IPB yang telah berkontribusi dalam kesuksesan musyawarah besar ini.”

Mubes ini dihadiri oleh anggota KMNU IPB dari angkatan 2013 sampai angkatan 2016, Dewan Pertimbangan , Alumni, dan Pembina KMNU IPB sebanyak 80 orang. Diantara Pembina yang hadir adalah Prof. Dr. Ir. Yonny Koesmaryono, MS (Wakil Rektor I IPB), Prof. Dr. Ir. Kudang Boro Seminar, M.Sc (Dekan Fakultas Teknologi Pertanian), Dr. Jaenal effendi (Ketua Jurusan Ekonomi Syariah), dan Dr. Ir. Burhanuddin M.Si (Sekertaris Departemen Agribisnis).

Acara dipandu oleh presidium sidang dan diawali dengan pembacaan Laporan Pertanggung Jawaban  kepengurus KMNU IPB periode 2015/2016 yang diwakili oleh Ketua KMNU IPB Kabinet Syafi’iyyah dan diterima oleh Peserta Musyawarah Besar. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan AD/ART hingga berakhir menjelang sore.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan visi dan misi dari ke 5 calon yaitu Abdul Habib Luhtfi (TIN 51), Ikbal Muzakki (IPTP 51), Ismu Zamzami (PSP 52), Janu saefuloh (AGH 52), dan Primadhika Al-Manar (KSHE 52). Secara umum, masing-masing calon memiliki visi dan misi yang sejalan dengan visi dan misi KMNU IPB, yaitu menjadikan KMNU IPB sebagai pusat kajian keagamaan yang berlandaskan ASWAJA dan membentuk nilai-nilai kepemimpinan yang berlandaskan kekeluargaan. Kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung sangat antusias dari peserta musyawarah besar.

Pemilihan ketua berlandaskan asas musyawarah mufakat. Selama pembahasan, berlangsung cukup alot , namun kemudian peserta musyawarah mencapai kesepakatan dan mufakat . Dan memilih saudara Ikbal Muzakki (IPTP 51) sebagai ketua KMNU IPB periode 2016/2017. Selain itu juga terpilih saudara Hamzah Alfarisi sebagai Ketua Dewan Pertimbangan KMNU IPB periode 2016/2017. Semoga ketua terpilih dapat mengemban amanah dan dapat memajukan KMNU IPB sebagai organisasi yang lebih bermanfaat bagi Ummat umumnya dan NU khususnya.(Hamzah Alfarisi)

Categories
Berita Uncategorized

Wakil Rektor Hadiri Musyawarah Besar KMNU IPB

Bogor- Sabtu (12/11/2016), Wakil Rektor Bidang Akademik & Kemahasiswaan IPB menghadiri kegiatan Musyawarah Besar Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama Institut Pertanian Bogor (KMNU IPB). Acara yang diselenggarakan satu tahun sekali ini memiliki agenda pembacaan laporan pertanggungjawaban (LPJ) pengurus Periode 2015/2016, pembacaan AD/ART, pemilihan ketua Periode 2016/2017, dan juga pemilihan Koordinator dewan pertimbangan KMNU IPB. Masih dalam waktu yang sama namun diruangan yang terpisah, dilakukan juga kegiatan Forum alumni dan forum pembina. Acara yang dilaksanakan di RK. AGB 202A dan 202 B ini dihadiri lebih dari 80 anggota KMNU IPB.

Prof. Dr. Ir. Yonny Koesmaryono, MS dalam sambutannya mengatakan, kesempatan yang hanya 4 tahun di IPB ini harus benar-benar dimanfaatkan oleh anggota KMNU IPB untuk belajar banyak hal, termasuk juga dalam berorganisasi.

“Anda harus memanfaatkan waktu yang sangat pendek, 4 tahun kuliah di IPB ini, ada suatu hasil track yang menunjukkan bahwa mahasiwa sekarang tidak lagi mau aktif didalam organisasi. Indikasinya adalah banyaknya calon tungal pada beberapa pemilihan BEM, sebagai suatu organisasi, anggota KMNU harus belajar banyak tentang berorganisasi, agar kelak muncul pemimpin-pemimpin yang cerdas dan berakhlak baik. ” katanya saat memberikan sambutan didepan para peserta musyawarah besar, Sabtu (12/11).

Beliau menambahkan, anggota KMNU harus dapat memberi warna dalam berbagai organisasi kemahasiswaan dalam kampus dan kebermanfaatan KMNU dapat dirasakan semua orang.

“KMNU harus memberi warna di organisasi intra kampus, baik itu UKM, BEM, LK, Himpro, dan ormawa lainnya. Hal ini penting supaya KMNU dapat dilihat dari mana saja, seperti namanya KMNU, yaitu Keluarga Mahasiswa NUsantara” terangnya yang diiringi gemuruh ketawa dari peserta Mubes.

Prof Dr Ir Yonny Koesmaryono mengharapkan melalui musyawarah besar ini, semoga semua anggota bisa menjaga KMNU ini menjadi organisasi yang sebaik-baiknya dan semoga segala aktivitas perjuangan di kmnu ini sebagai ladang amal untuk kelak. Semoga juga melalui KMNU ini dapat melahirkan pemimpin bangsa.

“Selamat bermusyawarah, semoga dapat segera membentuk kabinet baru yang amanah dan memberikan hasil yang baik untuk kemajuan KMNU IPB,” tutupnya.

Dalam acara musyawarah besar ini, selain Prof Dr. Ir. Yonny Koesmaryono, M.S (Wakil Rektor bidang akademik dan kemahasiwaan),  juga hadir beberapa pembina diantaranya Prof. Dr. Ir. Kudang Boro Seminar, M.Sc (Dekan Fakultas Teknologi Pertanian), Dr. Jaenal Effendi (Ketua Program studi Ekonomi Syariah), dan Dr. Ir. Burhanuddin, M.Si (Sekretaris Departemen Agribisnis). (Ahmad Nurfaid)

Categories
Berita KMNU IPB Nahdlatul Ulama Opini Uncategorized

Keunikan Mekanisme Pemilihan Nahkoda Baru KMNU IPB

Bogor- Sabtu (12/11) Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) IPB menyelengarakan hajatan besar untuk menentukan arah gerakan dakwah KMNU IPB untuk satu tahun kedepan. Acara yang bertajuk Musyawarah Besar (MUBES) KMNU IPB ini dilaksanakan di Rk AGB 202, Departemen Agribisnis, Fakultas Ekonomi dan Manajemen mulai pukul 10.00 WIB dengan agenda utamanya adalah pemilihan Ketua KMNU IPB masa bakti 2016/2017.

 

Dalam sambutannya, ketua Panitia Pelaksana Mubes Kholilah Dzati Izzah mengatakan “Walaupun Mubes dilaksanakan secara sederhana, namun Peserta Musyawarah Besar diharapkan untuk berpartisipasi aktif, karena momen ini ibarat sebagai pesta demokrasi terbesar dalam KMNU IPB. Kemudian saya ucapkan terimakasih kepada panitia maupun anggota KMNU IPB yang telah berkontribusi dalam kesuksesan musyawarah besar ini”.

 

Tiga orang presidium memimpin jalannya sidang musyawarah besar ini, yaitu Muhammad Lukmanuddin, Ahmad firdaus, dan Ainun naim. Sidang dimulai dengan pembacaan tata tertib dan pemaparan Laporan pertanggungjawaban pengurus masa bakti 2015-2016. Acara dilanjut dengan pembacaan AD/ART dan perkenalan singkat para calon ketua KMNU IPB.

 

Bagi anggota KMNU, jabatan ketua merupakan suatu hal yang tabu bahkan tidak boleh untuk diperebutkan, karena memng jabatan tersebut merupakan amanah yang sangat berat. Mekanisme pemilihan ketua KMNU IPB tahun ini memang unik dan beda dari organisasi lain. Banyak rangkaian yang dilakukan panitia hingga pada akhirnya mucul 5 nama kandidat calon ketua KMNU IPB. Pertama adalah panitia menginstruksikan kepada masing-masing angkatan untuk melakukan musyawarah dan memberi usulan nama-nama bakal calon ketua. Masing-masing angkatan juga harus menyerahkan dua nama dari angkatan tersebut untuk menjadi Dewan Perwakilan Angkatan (DPA) dengan jumlah 13 orang. DPA bertugas memverifikasi berkas, mewawancara, hingga pada akhirnya menaikkan status bakal calon menjadi calon ketua KMNU IPB. Pada tanggal 6 November diumumkan 5 calon ketua KMNU IPB yaitu Abdul Habib Luthfi (TIN/51), Ikbal Muzakki (IPTP/51), Janu saefuloh (AGH/52), Ismu Zamzami (PSP/52), dan Primadhika Al-Manar (KSHE/52).

 

Pelaksanaan Mubes berjalan alot namun tetap penuh suasana kekeluargaan hingga pada akhirnya terpilihlah Ikbal Muzakki (IPTP/51) Sebagai ketua KMNU IPB masa bakti 2016-2017 dan Hamzah Alfarisi sebagai koordinator Dewan Pertimbangan KMNU IPB 2016-2017. (Ahmad Nurfaid)