KOIN KMNU IPB sebagai Langkah Strategis Membangun Kemandirian Ekonomi

KMNU IPB telah didirikan sejak 2007 silam. Perjalanan organisasi yang begitu panjang dan lika liku yang sangat dinamis menuntut para kader KMNU IPB untuk berjuang dengan effort yang lebih besar. Persoalan kemandirian ekonomi organisasi menjadi sektor yang perlu mendapatkan perhatian khusus.

Kemandirian ekonomi sangat mempengaruhi arah gerak organisasi. Setiap organisasi dituntut untuk bisa memenuhi kebutuhan primernya tak terkecuali KMNU IPB. Sebagai organisasi yang berkoridor sosio-kultural dan akademik dalam arah geraknya serta status lembaga independen yang tidak berafiliasi dengan lembaga manapun, KMNU IPB dituntut untuk memenuhi sendiri kebutuhannya.

Sudah lebih dari 10 tahun KMNU IPB berdiri tetapi belum cukup concern dalam mengentaskan persoalan kemandirian ekonomi. Oleh sebab itu, di akhir tahun 2017 Pak Ridwan dkk merintis, meresmikan, sekaligus menjadi pengurus periode pertama Program Kotak Infaq (KOIN) KMNU yang pada hakikatnya menduplikat KOIN NU yang diresmikan Kyai Said Aqil pada April 2017 di Sragen, Jawa Tengah.

Sistem yang digunakan pun tak jauh berbeda dengan sistem KOIN NU, setiap anggota diberi satu kotak yang akan diisi seikhlasnya oleh para anggota dan dikumpulkan ke pengurus KOIN KMNU sebulan sekali. Laporan Keuangan KOIN KMNU akan dilakukan secara berkala setelah kegiatan rutin Maulid Diba’.

Program ini memberikan dampak positif pada kemandirian ekonomi KMNU IPB. Dalam kurun waktu 3 semester sudah terkumpul lebih dari Rp 9 juta. Dana tersebut dialokasikan untuk pembelian aset tetap yang dapat digunakan dalam kegiatan KMNU. Seperti Proyektor LCD, alat hadroh, pengeras suara, mikrofon, dsb.

Hal ini bertujuan agar infaq yang dikumpulkan dapat menjadi berkah dan pahala selama aset tersebut digunakan untuk kebaikan dan ibadah di jalan Allah. Insyaallah selain berfungsi sebagai salah satu sektor kemandirian ekonomi, program ini juga bisa menjadi amal jariyah bagi para anggota yang menginfakkan hartanya melalui KOIN KMNU ini. Kini KOIN KMNU telah melakukan tiga kali pergantian kepengurusan sebagai bentuk regenerasi. Dengan semakin meningkatnya jumlah anggota, diharapkan program ini dan target-targetnya bisa terus berjalan, semakin berkembang dan maju hingga terciptanya kemandirian ekonomi KMNU untuk menyambut Satu Abad NU.

MARI BERGABUNG

oleh M. Afifuddin A. K.