Categories
Opini Uncategorized

Sebuah Pembelajaran Demokrasi

Terlepas dari hasil pemilu nanti setidaknya bangsa ini mendapatkan pembelajaran politik yang berharga. Bagaimana tidak, hampir tidak ada kasus keributan signifikan karena proses pemilu ini. Apresiasi musti diberikan utamanya kepada rakyat Indonesia yang telah melalui proses demokrasi ini dengan baik.


Bolehlah kita sebut maraknya kampanye hitam (black campaign) yang saya rasa menjadi bumbu tak sedap dalam proses demokrasi kita. Mengapa? Bagi saya menguliti kesalahan orang di masa lalu atau mempertanyakan kualitas agama seseorang bukanlah bagian dari budaya arif bangsa kita. Black campaign marak dalam proses politik di negeri lain, bukan merupakan akar sejarah bangsa ini. Sangat disayangkan bahwa sebagian orang menggunakannya dalam rangka mencapai tujuan kekuasaan.
Terlebih sebagai seorang muslim, menyebarkan berita tentang keburukan seseorang, bilamana benar adalah ghibah bilamana salah adalah fitnah, jelas bukanlah sesuatu yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Disadari atau tidak sedikit banyak kita telah meniru cara berpolitik yang tidak hanya bukan merupakan ciri khas bangsa tetapi juga melenceng dari ajaran Rasulullah SAW. Saya merindukan masyarakat Indonesia yang toleran, saling menghormati perbedaan, santun, adil dan objektif dalam menilai sesuatu. Adakah semua itu pernah dan akan menjadi nyata? Atau itu hanya bahan ajaran yang tertulis dalam buku-buku mapel PPKn yang diajarkan dari SD sampai kuliah?
Apapun hasilnya nanti, siapapun pemimpinnya, beban amanah seluruh rakyat, entah itu pemilihnya atau bukan, akan diletakkan di pundaknya. Mampukah pemimpin baru itu mengemban amanah 250 juta jiwa bangsa Indonesia? Tiada manusia satu pun yang sanggup memikul beban itu sendirian. Maka sudah sepantasnya kita sebagai rakyat, mengawal proses demokrasi ini, mendukung pemimpin kita bila apa yang hendak ia kerjakan itu memberi lebih banyak manfaat dan memberikan masukan dan peringatan sekiranya ia melenceng dari amanahnya. Maka dengan mengucap lafal بسم الله الرحمن الرحيم mari kita sambut pemimpin kita yang baru nantinya. Selamat untuk bangsa Indonesia,.

Kontributor : Firdaus Hamdani

Leave a Reply

Your email address will not be published.