Categories
Uncategorized

Pembina KMNU IPB: “Saya gak punya modal jadi orang NU”

Ada yang menarik dari pernyataan Pembina KMNU IPB saat menyampaikan sambutannya dalam acara Up Grading Pengurus dan Angkatan 50 KMNU IPB, Sabtu, 8 November 2014. Dalam kesempatan tersebut, Bapak Pramudya Susilo mengaku tidak memiliki modal untuk menjadi orang NU. “..saya gak punya modal jadi orang NU. Orang tua saya islam, bukan islam apa-apa (tidak ikut Muhammadiyah, NU, dll – red). Pernah jadi santri tapi cuma santri kalongan waktu jaman SMP.” Setelah malang-melintang dengan banyak pemikiran tentang paham berislam, Beliau merasa paling cocok dengan pemikiran yang dibawa oleh Nahdlatul ‘Ulama. Perkenalannya dengan Alyssa Wahidlah yang akhirnya mengantarnya menjadi Pembina KMNU IPB. Pembina KMNU IPB yang bekerja di salah satu perbankan asing ini juga menyampaikan pandangannya tentang sifat orang Asia dibanding Barat dalam hal kemampuan di tempat kerja. “Orang Indonesia sebenarnya pintar-pintar. Kelemahannya adalah dalam keberanian berkomunikasi atau menyampaikan pendapat.” Untuk itu, Bapak Pramudya berharap acara Up Grading pengurus dan angkatan 50 KMNU IPB ini dapat menjadi langkah awal dalam membentuk kemampuan berkomunikasi. Acara yang bertempat di Ruang Kuliah Fakultas Kehutanan ini dihadiri oleh Moh. Subagio, CEO Moh Subagio & Co yang bergerak dalam bidang jasa konsultan berskala nasional dan internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published.