KOIN KMNU IPB sebagai Langkah Strategis Membangun Kemandirian Ekonomi

0
437
KMNU IPB telah didirikan sejak 2007 silam, perjalanan yang begitu panjang dan lika liku organisasi yang sangat dinamis menuntut para kader KMNU IPB untuk berjuang dengan effort yang lebih besar. Persoalan kemandirian ekonomi menjadi sektor yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Karena kemandirian ekonomi sangat mempengaruhi arah gerak dari suatu organisasi, setiap organisasi dituntut untuk bisa memenuhi kebutuhan primernya tak terkecuali dengan KMNU IPB. Sebagai organisasi yang berkoridor Sosial Kultur dan Akdemik dalam arah geraknya serta status lembaga independen yang tidak berafiliasi dengan lembaga manapun. KMNU IPB dituntut untuk memenuhi sendiri kebutuhannya.  Sudah lebih dari 10 tahun KMNU IPB berdiri namun belum cukup concern dalam mengentaskan persoalan kemandirian ekonomi.oleh sebab itu, di akhir tahun 2017 Pak Ridwan and team (sebagai pengurus KOIN KMNU periode satu)merintis sekaligus meresmikan sebuah program KOIN (Kotak Infaq)KMNU yang pada hakikatnya menduplikat program KOIN NU yang diresmikan Kyai Said Aqil pada April 2017 di Sragen Jawa Tengah. Sistem yang digunakanpun tak jauh berbeda dengan sistem KOIN NU dimana setiap anggota diberi satu kotak yang naantinya akan di isi seikhlasnya oleh para anggota dan dikumpulkan ke pengurus KOIN sebulan sekali. Laporan Keuangan KOIN KMNU akan dilakukan secara rutin saat rutinan Maulid Diba’. Kurang lebih sekitar 3 Semester KOIN KMNU ini berjalan, dan hasilnya pun sangat signifikan. Program ini memberikan dampak positif pada kemandirian ekonomi kMNU IPB. Dalam kurun waktu 3 Semester tersebut sudah lebih dari 9 juta uang yang terkumpul dan dana yang terkumpul akan dialokasikan untuk pembelian aset aset tetap yang dapat digunakan saat rutinaan KMNU. Seperti, Proyektor, LCD, alat Hadroh, Sound, mic, dsb. Hal ini bertujuan agar infaq yang dikumpulkan dapat memberi berkah dan pahala selama barang barang tsb digunakan untuk kebaikan dan ibadah dijalan allah yang insyaallah juga berfungsi sebagai salah satu usaha memenuhi sektor kemandirian ekonomi. Program ini juga bisa menjadi amal jariyah bagi para anggota yang menginfaqkan hartanya melalui program KOIN KMNU ini. Kini KOIN KMNU telah melakukan tiga kali pergantian kepengurusan hal ini bertujuan untuk melakukan regenerasi dan beda dulu beda sekarang, dengan semakin meningkatnya jumlah anggota di harapkan program ini bisa terus berjalan dan semakin berkembang dan memiliki target target pencapaian yang semakin maju hingga terciptanya kemnadirian ekonomi KMNU untuk menyambut 1 Abad NU.

KMNU IPB telah didirikan sejak 2007 silam. Perjalanan organisasi yang begitu panjang dan lika liku yang sangat dinamis menuntut para kader KMNU IPB untuk berjuang dengan effort yang lebih besar. Persoalan kemandirian ekonomi organisasi menjadi sektor yang perlu mendapatkan perhatian khusus.

Kemandirian ekonomi sangat mempengaruhi arah gerak organisasi. Setiap organisasi dituntut untuk bisa memenuhi kebutuhan primernya tak terkecuali KMNU IPB. Sebagai organisasi yang berkoridor sosio-kultural dan akademik dalam arah geraknya serta status lembaga independen yang tidak berafiliasi dengan lembaga manapun, KMNU IPB dituntut untuk memenuhi sendiri kebutuhannya.

Sudah lebih dari 10 tahun KMNU IPB berdiri tetapi belum cukup concern dalam mengentaskan persoalan kemandirian ekonomi. Oleh sebab itu, di akhir tahun 2017 Pak Ridwan dkk merintis, meresmikan, sekaligus menjadi pengurus periode pertama Program Kotak Infaq (KOIN) KMNU yang pada hakikatnya menduplikat KOIN NU yang diresmikan Kyai Said Aqil pada April 2017 di Sragen, Jawa Tengah.

Sistem yang digunakan pun tak jauh berbeda dengan sistem KOIN NU, setiap anggota diberi satu kotak yang akan diisi seikhlasnya oleh para anggota dan dikumpulkan ke pengurus KOIN KMNU sebulan sekali. Laporan Keuangan KOIN KMNU akan dilakukan secara berkala setelah kegiatan rutin Maulid Diba’.

Program ini memberikan dampak positif pada kemandirian ekonomi KMNU IPB. Dalam kurun waktu 3 semester sudah terkumpul lebih dari Rp 9 juta. Dana tersebut dialokasikan untuk pembelian aset tetap yang dapat digunakan dalam kegiatan KMNU. Seperti Proyektor LCD, alat hadroh, pengeras suara, mikrofon, dsb.

Hal ini bertujuan agar infaq yang dikumpulkan dapat menjadi berkah dan pahala selama aset tersebut digunakan untuk kebaikan dan ibadah di jalan Allah. Insyaallah selain berfungsi sebagai salah satu sektor kemandirian ekonomi, program ini juga bisa menjadi amal jariyah bagi para anggota yang menginfakkan hartanya melalui KOIN KMNU ini. Kini KOIN KMNU telah melakukan tiga kali pergantian kepengurusan sebagai bentuk regenerasi. Dengan semakin meningkatnya jumlah anggota, diharapkan program ini dan target-targetnya bisa terus berjalan, semakin berkembang dan maju hingga terciptanya kemandirian ekonomi KMNU untuk menyambut Satu Abad NU.

MARI BERGABUNG

oleh M. Afifuddin A. K.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here