Categories
Kajian Islam KMNU IPB Uncategorized

KMNU IPB Luncurkan Kajian Umum dan Buku Halaqah 1

Bogor, NU Online 
Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) Institut Pertanian Bogor (IPB) meluncurkan kajian umum dan peluncuran ulang program halaqah yang diadakan di kampus tersebut, Bogor, Jawa Barat, pada Ahad (2/3). 

Menurut pers rilis yang dikirim KMNU IPB, kegiatan ini diadakan untuk melanjutkan cara dakwah Rasulullah saw dengan para sahabat serta diteruskan para ulama yang hingga kini masih dilestarikan di pondok-pondok pesantren. 

Sebagai genarasi muda yang tidak ingin melupakan tradisi leluhurnya, halaqah ini ingin tetap mengedepankan menggali ilmu agama serta tetap mengedepankan akhlak di tengah gerusan zaman yang semakin keras mendera. Pembentengan akidah Aswaja melalui halaqah ini juga diharapkan dapat melengkapi segenap agenda ke depan KMNU IPB sebagai wujud nyata pelestarian akidah Ahlussunnah wal jama’ah ala Nahdliyah.

Kegiatan peluncuran ulang halaqoh KMNU IPB secara simbolik dibuka Khotimi Bachri selaku pembina KMNU IPB sekaligus Lakpesdam PCNU Kota Bogor. Dalam sambutannya ia menuturkan bahwa halaqah merupakan tradisi yang sudah ada sejak zaman Rasulullah SAW berupa komunitas-komunitas yang setiap hari terbiasa berkumpul untuk berdzikir atau membahas kajian tentang agama Islam. 

Komunitas kecil tersebut disebut sebagai ahlussuffah. Tempat berkumpulnya ahlussuffah terletak di masjid Nabawi lurus dengan makam Rasulullah SAW dan bangunannya ditinggikan serta diberi pagar. 

Hukum tradisi ini sesuai dengan hadits nabi saw “Tidaklah sekelompok orang yang berkumpul untuk berdzikir, mengkaji dan mempelajari agama Islam maka Allah akan mengutus malaikat untuk melimpahkan rahmat dan menurunkan kepada mereka sakinah (ketenangan)”. 

Tradisi inilah yang terus bertahan hingga para sahabat, tabiin, dan tabi’at hingga para ulama di zaman ini. Dalam konteks NU, halaqah ini identik dengan Bahtsul Masail yang biasanya membahas tentang fiqih kontemporer. Halaqah ini juga dibentuk sebagai pijakan tentang dalil ‘aqli dan naqli amaliyah yang selama ini istiqomah dijalankan warga Nahdliyyin. 

Tidak lupa pula dalam kesempatan ini kesempatan ini juga diluncurkan sebuah buku Panduan Halaqah KMNU IPB yang disusun tim khusus KMNU IPB. Harapannya buku tersebut dapat menjadi pedoman dan landasan jalannya program halaqoh KMNU IPB. Halaqah ini terbagi menjadi menjadi empat halaqah putra dan empat halaqah putri.

Acara yang dirangkai dengan kajian umum ini dimoderatori oleh Muhammad Zimamul Adli (mantan Ketua KMNU periode 2011/2012). Dalam kesempatan ini taushiyah disampaikan  ustadz M. Yajid Kalam selaku pembina KMNU Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia menjelaskan bahwa tiada keraguan pada silsilah keilmuan warga Nahdliyyin karana para ulama memiliki silsilah keilmuan yang terus bersambung hingga sanadnya sampai pada Rasulullah SAW. 

Ia juga memaparkan bahwa agama yang bermuara pada ridho Allah mempunyai tiga pilar berupa  iman yang melahirkan cabang keilmuan berupa ilmu tauhid, Islam yang melahirkan cabang keilmuan berupa ilmu fiqih, serta ihsan yang melahirkan cabang keilmuan berupa ilmu tasawuf  dan akhlak. Pada zaman ini, banyak orang yang tergelincir sehingga meninggalakan salah satunya yaitu tasawuf. Hal yang serupa juga terjadi pada pedoman umat Islam berupa Qur’an , sunnah (hadits), serta ijtihad. Banyak orang yang telah meninggalkan ijtihad padahal ijtihad itu penting dan bukan hanya mengandalkan rasio, melainkan juga menggunakan kesadaran spiritual sebagai dasarnya. Acara berlangsung khidmah serta ditutup dengan pembacaan doa serta shalawat. (Abdullah Alawi)

sumber : http://www.nu.or.id/a,public-m,dinamic-s,detail-ids,2-id,50542-lang,id-c,daerah-t,KMNU+IPB+Luncurkan+Kajian+Umum+dan+Halaqah-.phpx

Leave a Reply

Your email address will not be published.