Categories
Kajian Islam KMNU IPB Uncategorized

KMNU IPB Gelar Kajian Keputrian Khusus Para Nahdliyat

Bogor (26/09), Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama Institut Pertanian Bogor menggelar kajian khusus nahdliyat KMNU IPB yang dinamai Kajian Keputrian. Kajian keputrian perdana dilakukan sabtu lalu bertempat di Wisma Mardliyah Balebak, Dramaga. Kajian Keputrian ini mendapat apresiasi dari segenap anggota dan alumni, khususnya para nahdliyat. Pasalnya, kajian keputrian pernah dilaksanakan 2 tahun lalu namun terhenti karena kurangnya SDM.

Kajian keputrian digagas dari banyaknya pertanyaan dan permasalahan dikalangan nahdliyat yang harus didiskusikan dan dikaji. Maka di akhir tahun kepengurusan Kabinet Asyariyah ini, pengurus sebagai pengelola beserta segenap anggota dan alumni nahdliyat bersama-sama membangkitkan lagi semangat mengaji secara istiqomah.Kitab yang dikaji dalam kajian keputrian KMNU IPB ialah kitab Tadzkirotul Hadhromiyyah, yakni kitab yang membahas tentang Fiqih.

Pemateri kajian berasal dari nahdliyat KMNU IPB yang sudah terlebih dahulu belajar agama, yakni Sofa (FKH/51) dan Noor Aini (TIN/48). Sofa membuka kajian keputrian sore dengan muqoddimah kitab Tadzkirotul Hadhromiyyah, yang didalamnya dijelaskan rukum agama dalam hadits Arba’in No. 2 oleh Umar terdiri atas islam, iman, ihsan dan hari kiamat. Namun secara umum yang kita tahu ada 3, karena menurut para ulama’ ketiga rukun tersebut dapat menimbulkan ilmu yaitu islam yang berhubungan dengan ilmu fiqih, iman berhubungan dengan ilmu tauhid dan ihsan berhubungan dengan akhlaq (ilmu tasawuf).

Sofa mengatakan bahwa apa yang dipelajari dalam kajian ini khususnya tentang prinsip kehati-hatian penting untuk disalurkan kesesama muslimah lainnya meskipun berbeda golongan. Karena kekuatan islam disimbolkan dari keutuhan umatnya. Diakhir pertemuan, Aini mengatakan bahwa dalam kajian tersebut diharapkan dapat membahas permasalahan-permasahalan mendetail tentang fikih wanita, seperti cara berwudhu dan menggunakan mukena. Kemudian dilakukan beberapa praktik bersama agar lebih aplikatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published.