Categories
Kajian Islam Uncategorized

Kajian ke 3 : Tidak ada ketaatan dalam kemaksiatan

Assalamu alaikum Wr. Wb.
Pembaca yang dirahmati Allah, mingu lalu kita telah membahas tentang hukum Pelayanan Perempuan terhadap suaminya. Pada minggu ini, kita akan membahas tentang “Tidak ada ketaatan dalam kemaksiatan”. InsyaAllah tulisan ini akan terbit setiap minggu sekali pada hari selasa. Semoga bemanfaat.
Pertanyaan : Apakah wajib bagi istri mentaati suaminya, jika suaminya memerintahkan perkara yang maksiat?

Jawab : Tidak wajib bagi istri mentaati suaminya dalam hal kemaksiatan. Tetapi hukumnya Haram, karena tidak ada kemaksiatan bagi mahkluk dalam kemaksiatan kepada Khaliq (Allah). Seperti dalam kitab “Riyadhlus Sholihin li Muhammad bin sholih bin Muhammad al-Ustaimin” Juz 1 halaman 332 : Firman Allah Ta’ala :
الرجال قَوَّامُون عَلَى النسآء
“Kaum lelaki menjadi pemimpin terhadap kaum wanita” Qs. An-Nisa’ 34. Beliau menjelaskan, bahwasannya laki-laki itu berhak memerintah, mengatur dan mengarahkan istrinya. Dan wajib bagi istri untuk mentaati suaminya kecuali suami memerintahan untuk berbuat maksiat. Jika suami memerintahkan hal yang maksiat maka tidak perlu didengarkan dan ditaati. Karena tidak ada ketaatan bagi makhluk dalam kemaksiatan kepada Allah.
Wallahul muwaffiq ila aqwamitthoriq
Ihdinashshirothol mustqim
Wassalamu alaikum Wr. Wb.

Al-Faqir al-Dho’if Hamzah Alfarisi, KMNU IPB.

Leave a Reply

Your email address will not be published.