Categories
Berita Uncategorized

IPB BERSHOLAWAT “Majlis Sholawatnya Intitut Pertanian Bogor”

Minggu, 29 Mei telah berlangsung acara IPB Bersholawat di Graha Widya Wisuda IPB Dramaga. Acara yang digagas dan diselenggarakan oleh Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama IPB ini menghadirkan Al Habib Mahdi Bin Hamzah Assegaf, Syekh Dr.Muhammad Darwis, dan K.H. Choirul Anshori, M.Pd I. IPBersholawat selain mengajak masyarakat, juga mengajak mahasiswa dan para dosen sebagai civitas akademika untuk bersama menggemakan sholawat di kampus IPB Dramaga.  Beberapa tokoh penting juga turut hadir dalam majlis ini seperti Dr. Ir. Yus Kusmaryono, M.Sc. Wakil Rektor IPB Bidang Akademik,Pembina KMNU IPB Habib Dr. Husin Alattas, Hasan Bisri Presiden Nasional KMNU Nasional, dan lainnya. Acara yang terbuka untuk umum ini dimulai sejak pukul 8 pagi.

Selain KMNU IPB sebagai panitia utama acara IPB Bersholawat, beberapa pihak juga berperan penting atas terselenggaranya majlis ini. Pihak-pihak yang mendukung antara lain Syabab Ahlussunnah Waljamaah (Syahamah), Robithoh Alawiyah, PCNU Kota Bogor, DKM AL-Wustho Babakan Tengah, dan KMNU Nasional. Bantuan publikasi acara juga diberikan oleh beberapa media nasional seperti NU-Online, NU-tizen, Aswaja TV, dan Islamic.co.

IPB Bersholawat dibuka dengan membacakan lagu Indonesia Raya dan Ya Ahlal Wathon, ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dalam hati hadirin.

Acara inti pertama yaitu penyampaian Mauidloh Hasanah oleh Kiyai Anshori. “Tiada dusta diantara kita semua, karena kita saling mencintai,” buka Kiyai Anshori dalam Mauidloh Hasanahnya.

“Kalau bersholawat di Masjid sudah biasa, kalau maulidan di Mushola sudah biasa, tapi ini kita baca Sholawat di kampus, di tempat tidak biasa untuk acara sholawatan. Alhamdulillah, kampus ini hari ini dibacakan sholawat, insyaAllah IPB menjadi kampus berkah. Allahummasolli ala Muhammad,” tutur Al Habib Mahdi Bin Hamzah Assegaf sesaat sebelum memulai pembacaan Diba’iyah. Peserta acara berdatangan semakin banyak ketika sholawatan bersama dimulai. Antusiasme semakin terasa karena sholawatan diiringi tabuhan hadroh yang meriah.

“Mencintai Rasulullah dengan menampakkan kegairahan dalam mengagumi dan mengagungkan Rasulullah bukanlah menunjukkan orang yang kurang akal, justru itu menunjukkan bahwa orang itu memiliki pemikiran yang mendalam dan tinggi, seperti Ummu Sulaim yang mengumpulkan tetesan keringat Rasulullah ketika Rasulullah tidur untuk digunakan minyak wangi,”

terang Syekh Dr.Muhammad Darwis, sang dosen Ma’had Aly Littafaqquh Fiddin Imam Syafi’i, saat menyampaikan Mauidloh Hasanahnya dalam bahasa arab yang kemudian diterjemahkan oleh Ustadz Adhli Alkarni. Dalam Mauidloh Hasanah tersebut, Syekh Dr.Muhammad Darwis juga memaparkan sebuah kisah, suatu ketika Sayyidina Ali bin Abi Tholib yang sembuh dari sakit mata setelah ditetesi air liur Rasulullah SAW. Pesan-pesan yang disampaikan Syekh Dr.Muhammad Darwis membuat hadirin semakin mantab untuk tidak malu menunjukkan cintanya kepada Rasulullah SAW yang ditandai dengan semakin kerasnya suara hadirin saat bersholawat.

KMNU IPB mendapatkan kado spesial dari Al Habib Mahdi ditengah pembacaan maulid berupa lantunan qosidah ‘Mabruk Alfa Mabruk’ atas ulang tahun KMNU IPB ke-9. Pemotongan tumpeng oleh Pembina KMNU IPB Habib Dr Husin Alattas sebagai simbol syukur dilakukan ditengah qasidah ‘Mabruk Alfa Mabruk’ didendangkan.

Acara IPB Bersholawat yang juga dapat diikuti dari streaming NU-tizen ini ditutup dengan doa oleh Al Habib Mahdi Bin Hamzah Assegaf sesaat setelah mahallul qiyam usai. Tepat pukul 12 siang, jamah keluar dengan tertib dari gedung Graha Widya Wisuda IPB. Kegembiraan tercurah dari wajah para panitia penyelenggara IPB Bersholawat yang saling bersalaman karena sukses mengadakan majlis sholawat di bumi Dramaga ini dengan baik.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.