Categories
KMNU IPB Uncategorized

Gathering KMNU IPB Angkatan 50

Gathering KMNU IPB Angkatan 50
Pelataran samping Gedung Graha Widya Wisuda (GWW) IPB tiba-tiba semarak oleh sekumpulan mahasiswa KMNU IPB. Sore itu (15/9) tengah diadakan “Gathering 1 KMNU IPB angkatan 50”. Acara tersebut dipandu oleh duo angkatan 49 KMNU IPB yaitu saudara M. Fatah Yasin dan Khoirotul Afifah.  Setelah dibuka dengan bacaan basmallah dan salam semangat, rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh saudara Irfan Sofyan. Kemudian dilanjutkan dengan perkenalan antara anggota baru KMNU IPB yaitu angkatan 50 dengan seluruh pengurus dan anggota KMNU IPB yang hadir sore itu. Acara perkenalan ini dikemas dalam games menarik sehingga antar anggota lebih bisa mengingat nama dan wajah anggota yang lainnya.
Memasuki rangkaian acara selanjutnya yaitu sharing oleh Kadiv PSDM nurul Muhibbah. Dalam penuturannya disampaikan tentang sejarah KMNUIPB serta adanya motivasi untuk berkumpul dalam KMNU IPB. “Tentunya sebagai makhluk sosial, masing-masing orang mempunyai status dan butuh pengakuan dari orang lain akan statusnya. Dan ber-KMNU ini adalah sebuah bentuk usaha memperoleh pengakuan status kita sebagai Nahdliyyin di kampus IPB ini. Ibaratnya ada suatu kertas, dimana dalam kertas tersebut terdapat titik-titik hitam yang kecil dan saling terpencar. Apakah orang bisa melihat titik-titik hitam itu dengan jelas ? Tentu saja sulit. Namun, jika saja titik-titik tersebut dijadikan satu membentuk suatu pola maka orang akan dengan mudah melihatnya dan mengakui bahwa di kertas tersebut terbentuk suatu pola dari titik-titik hitam tadi.”
Pada rangkaian acara berikutnya, Kadiv Pelestarian kajian dan Tradisi Aswaja yaitu saudara Slamet Heri Kiswanto menyampaikan beberapa motivasi dan masukan bagi KMNU angkatan 50 yang notebenenya adalah mahasiswa yang baru mengenal kehidupan kampus. “Insya Allah yang memilih ikut bergabung dengan KMNU IPB tidak salah pilih karena berarti juga ikut melestarikan tradisi kaum Nahdliyyin. Up grade kemampuan yang berbasis Nahdliyyin apalagi yang berasal dari pesantren agar tetap bisa istiqomah menerapkan kemampuannya di kampus.

Dalam sesi tanya jawab pada kegiatan kali ini beberapa peserta nampak antusias bertanya lebih mendalam tentang KMNU IPB. Acara selanjutnya adalah kumpul kelompok Halaqoh. “ Senang sekali rasanya bisa menemukan hal yang sama di KMNU IPB seperti kebiasaan di kampung halaman, karana banyak hal yang berbeda disini Kak” , ujar salah satu anggota KMNU angkatan 50. “kehidupan di kampus ini memang berbeda dek, mari kita sama-sama belajar menghargai perbedan itu, jangan sampai kita merasa yang paling benar, karna yang utama kita harus mengetahui kuncinya”, ujar salah satu pengurus KMNU IPB angkatan 47 memberikan masukan. Sore yang indah saudar-saudaraku… 

Leave a Reply

Your email address will not be published.