Fathul Qorib: Bab Shalat (Bagian 2)

0
309
Fathul Qorib-Terdapat beberapa kajian mengenai shalat pada kitab ini, antara lain: hal-hal yang membatalkan shalat, bilangan shalat, waktu-waktu yang dilarang mendirikan shalat, dan lain-lain. Tulisan tentang shalat ini akan dibagi menjadi beberapa bagian atau seri.

Fathul Qorib-Terdapat beberapa kajian mengenai shalat pada kitab ini, antara lain: hal-hal yang membatalkan shalat, bilangan shalat, waktu-waktu yang dilarang mendirikan shalat, dan lain-lain. Tulisan tentang shalat ini akan dibagi menjadi beberapa bagian atau seri.

Hal-hal yang membatalkan salat

  1. Berbicara dengan sengaja. Pembicaraan yang dimaksud ialah ucapan-ucapan yang disengaja dan difahami orang lain. Sengaja yang dimaksudkan ialah berbicara layaknya berbincang dengan orang lain, baik dalam rangka pembenahan salat maupun lainnya. Berbicara selain membaca ayat Al-Qur’an Walaupun hanya mengatak “قِ” yang berarti jagalah, maka itu akan membatalkan salat.
  2. Bergerak yang berlebihan, yang dimaksud berlebihan ialah bergerak lebih dari tiga gerakan atau satu gerakan tetapi frontal, misalnya loncat. Meskipun hanya satu gerakan, tetapi itu tidak dihitung satu gerakan karena gerakannya terlalu frontal. Adapaun gerakan-gerakan kecil seperti gerakan jari, erakan bibir, gerakan kelopak mata tidak dihitung sebagai gerakan yang mebatalkan.
  3. Hadas, baik hadats kecil maupun hadats besar.
  4. Terkena najis, contohnya kotoran cicak. Lain halnya apabila najis tersebut kering lalu menimpa pakaian dan dengan segera dikibaskan, maka salatnya tidak batal.
  5. Terbukanya aurat, kalau terbukanya hanya sebentar kemudian ditutup itu tidak membatalkan salat.
  6. Berubahnya niat, contohnya ketika imam salah, kemudian makmum mengucapkan tasbih (bagi laki-laki) tetapi hanya berniat mengingatkan imam bukan diniati dzikir, maka dia salatnya batal.
  7. Berpaling dari kiblat, Imam Syafi’i menggunakan acuan dada, ketika dada berpaling dari kiblat maka salatnya batal.
  8. Tertawa terbahak-bahak sampai badannya ikut bergerak-gerak.
  9. Makan, contohnya ketika sebelum salat seseorang makan terlebih dahulu. ketika salat, terdapat sisa makanan yang tertinggal di gigi , kemudian sisa itu ditelan, maka salatnya batal.
  10. Minum
  11. Murtad

Bilangan Shalat

Dalam salat fardhu ada 17 rakaat, 34 sujud, 94 takbir, 9 tasyahud, 10 salam, 153 tasbih, dan jumlah rukun salat fardhu ada 126. Orang yang tidak kuat untuk berdiri, maka diperbolehkan salat dengan duduk, yang paling afdhal adalah duduk seperti duduk iftirasy. Jika tidak kuat duduk, maka salat dengan tidur miring, lambung berada di sebelah bawah dan miring menghadap kiblat, jika tidak mampu maka menggunakan isyarat.

Tiga Perkara yang Tertinggal dalam Shalat

Pertama, fardhu atau rukun salat.Jika perkara wajib yang ditinggal atau rukun salat, maka harus ditambah dan disempurnakan sesuai dengan rukun yang ditingggalkan dan ditambah dengan sujud sahwi.

Kedua, sunah dalam salat. Jika yang ditinggalkan adalah sunnah, maka tidak perlu menambah tetapi tetap melakukan sujud sahwi.

Ketiga, perkara bukan wajib maupun sunah. Jika yang ditinggalkan bukan wajib dan sunnah, maka tidak perlu menambah dan tidak perlu sujud sahwi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here