Hari Hutan Internasional diperingati pada 21 Maret setiap tahunnya. Penetapan ini berdasarkan pada hasil Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Resolusi Nomor 67/200 Tahun 2012. Tujuan ditetapkannya Hari Hutan Internasional adalah untuk meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya keberadaan semua jenis hutan dan pohon di luar hutan. Berdasarkan UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, hutan adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya, yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan. Jika kita berbicara tentang hutan, maka kita tidak hanya membicarakan tentang kawasannya saja, tetapi meliputi seluruh komponen yang menjadi penyusun ekosistem hutan tersebut seperti tumbuhan, satwa, dan seluruh keanekaragaman hayati yang ada di dalam hutan. Di Indonesia, luasan hutan berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sekitar 125,9 juta hektare (ha) atau seluas 63,7% dari luasan Indonesia. Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi, meliputi keanekaragaman hayati flora maupun fauna yang ada. Hutan Indonesia ditumbuhi 11% spesies tumbuhan, 12% mamalia, 15% herpetofauna, serta 17% burung dari total populasi dunia. Hal tersebut merupakan modal dasar bagi bangsa Indonesia untuk dapat mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (IPTEKS) di bidang hutan tropika. Hutan-hutan tersebut juga memberikan banyak produk seperti kayu, buah, sayuran, kacang-kacangan, rempah-rempah, obat-obatan, minyak atsiri, pakan ternak, tumbuhan pewarna, pestisida, dan lain-lain. Keanekaragaman hayati yang ada di dalam hutan tersebut merupakan sarana untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Indonesia. Dalam ilmu etnobiologi, masyarakat di Indonesia telah lama berinteraksi dengan ekosistem hutan, sehingga muncul pengetahuan lokal tentang pemanfaatan keanekaragaman hayati yang ada di dalam hutan berdasarkan pengalaman masyarakat selama puluhan bahkan ratusan tahun serta melalui proses seleksi dan adaptasi. Pengetahuan lokal (tradisional) masyarakat tersebut harus dijadikan sebagai soko guru (modal dasar) dalam pengembangan industri dan perekonomian negara, khususnya di bidang pangan dan obat. Menurut Hidayat et al. (2010) sesungguhnya lebih dari 6000 spesies tumbuhan dan hewan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Hutan Indonesia telah menyediakan pangan dan obat yang dapat dijadikan sebagai komoditas unggulan pada masing-masing lokasi yang khas dan spesifik. Berdasarkan data penelitian yang dilakukan oleh Hidayat et al. (2010), terdapat lebih dari 100 spesies tumbuhan biji-bijian, sagu, dan umbi-umbian penghasil tepung dan gula, lebih dari 100 spesies tumbuhan kacang-kacangan sebagai penghasil protein dan lemak, 450 spesies tumbuhan buah-buahan sebagai sumber vitamin dan mineral, lebih dari 250 spesies tumbuhan sayur-sayuran sebagai sumber vitamin dan mineral, 70 spesies tumbuhan bumbu dan rempah-rempah, serta 40 spesies tumbuhan bahan minuman. Seluruh potensi keanekaragaman hayati hutan Indonesia tersebut sudah sepatutnya kita manfaatkan untuk mendukung perbaikan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Kekayaan hutan Indonesia harus dikelola dan dimanfaatkan secara adil dan lestari guna mendukung pembangunan berkelanjutan. Sudah sepatutnya kita fokus pada pengembangan potensi lokal hutan Indonesia yang sangat kaya dan beragam, dimana pada setiap tempat memiliki kekhasan masing-masing yang barangkali satu tempat berbeda dengan tempat yang lainnya. Hutan dan keanekaragaman hayati merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, jika hutan lestari maka keanekaragaman hayati akan tetap terjaga. Pada momen Hari Hutan Internasional ini mari kita berpikir untuk mengembangkan potensi hutan Indonesia dengan tetap menjaga kelestariannya. Bukan hutan rusak yang kita takutkan; tetapi moral, akhlak, dan iman rusak itulah yang kita takutkan (Prof. Dr. Ir. Ervizal AM Zuhud, MS)
,

Hari Hutan Internasional: Hutan dan Keanekaragaman Hayati

KMNU IPB - Hari Hutan Internasional diperingati pada 21 Maret setiap tahunnya. Penetapan ini berdasarkan pada hasil Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Resolusi Nomor 67/200 Tahun 2012. Tujuan ditetapkannya Hari Hutan Internasional adalah…
"Ada beberapa cara yang dapat membantumu untuk meningkatkan sistem imunmu. Jika sistem imunmu baik, maka akan menurunkan risiko terserang penyakit" Setiap orang pasti pernah terserang penyakit. Pernahkah kalian menemukan temanmu yang jarang sekali mengalami sakit seperti flu ? atau salah satu keluargamu yang jarang sekali sakit walaupun satu keluarga sedang sakit ? Yah, itu menunjukkan bahwa sistem imunitas seseorang berbeda-beda. Sebangain besar orang mengalami sakit minimal setahun sekali. Namun, jangan khawatir karena ada berbagai macam cara untuk meningkatkan sisten imunmu. Hal ini nampak seperti sulap, namun ini memang nyata dan sangat sederhana. Di samping itu, juga tidak membutuhkan perubahan gaya hidupmu secara signifiakan. 1. Penuhi Kebutuhan Protein (telur, daging) Protein adalah bahan baku kunci yang berguna untuk membentuk sel di seluruh tubuh, tidak hanya sistem imun. Untuk sistem imun, protein mengandung asam amino yang disebut L-arginine. Penelitian pada tingkat populasi menujukkan bahwa orang yang terkena flu atau orang yang luka bakar parah, asam amino L-arginine membantu menghasilkan sel T helper. Sehinngga ia akan menghasilkan sel spesifik yang akan melawan virus tersebut. 2. Konsimsi Bahan Herbal (Kunyit, rempah-rempah, bawang putih, dan jamur) Beberapa bahan alam tertentu yang dikonsumsi dapat menjaga sistem imun pada kondisi yang sangat baik. Tumbuhan herbal seperti kunyit, rempah-rempah, lada telah digunakan berabad-abad untuk bahan-bahan obat. Mengkonsumsi jamur, dan bawang putih memberikan efek yang bagus untuk kesehatan tubuh. Jamur memiliki senyawa antiinflamasi (peradangan) dan meningkatkan sistem imun secara signifikan pada periode waktu tertentu. Konsumsi bawang putih juga menjaga performa tubuh, karena telah dimanfaatkan berabad-abad untuk bahan obat-obatan. 3. Olahraga Cukup Cara lain untuk meningkatkan sistem imun adalah kamu harus bergerak atau olahraga. Sistem imun merespon olahraga dengan produksi sel darah yang lebih untuk melawan bakteri patogen. Semakin olahraga secara rutin, maka semakin bertahan lama. Penelitian membuktikan orang yang rutin berolahraga dengan cukup 5 atau 6 hari sekali memiliki setengah kali risiko pilek dan sakit tenggorokan dibanding orang yang tidak berolahraga. 4. Kurangi stres Mengurangi stres juga membantu mendukung sistem imun bekerja normal. Studi melaporkan bahwa bahagia atau tertawa meningkatkan level hormon endorfin dan hormon-hormon lain yang merangsang relaksasi. Stres kronis dapat menurunkan respon sistem imun dan kemampuan untuk melawan penyakit. Oleh karena itu, menurunkan stres membantu untuk mencegah infeksi dan penyakit lainnya. 5. Tidur cukup Tidur mempengaruhi sistem imun dalam berbagai cara. Penelitian menunjukkan bahwa ketika kamu sakit, tidur membantu untuk menyebarkan sel imun ke nodus limfe, yaitu tempat dimana mereka bekerja melawan infeksi. Tidur juga berperan penting dalam produksi sel imun untuk mematikan penyakit Cara lainnya adalah keluar sesering mungkin. Berjemur di bawah matahari membantu kerja sistem imun. Peneliti menemukan jika sinar matahari memberi energi sel T dalam melawan infeksi. Jadi, gerakkan tubuhmu, tidur cukup, makan sayur dan buah. Alih bahasa: @alfarisi_hamzah Sumber: Video Hashem Al-Ghaili, fb.me/sciencenaturepage

Bagaimana Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh?

"Ada beberapa cara yang dapat membantumu untuk meningkatkan sistem imunmu. Jika sistem imunmu baik, maka akan menurunkan risiko terserang penyakit" Setiap orang pasti pernah terserang penyakit. Pernahkah kalian menemukan temanmu yang jarang…
https://kmnuipb.or.id/10-mitos-dan-salah-paham-coronavirus/

Nahdliyin Penggagas #KAWALCOVID-19: Asumsikan Anda Sudah Terinfeksi

Paktisi teknologi informasi sekaligus Nahdliyin asal Gresik, Ainun Najib, inisiator kawalcovid19.id bersama dengan @id_pemimpin melakukan siaran langsung di Twitter melalui akun pribadinya (18/3). Kawal COVID-19 merupakan gerakan sukarela warganet…
1. "Masker dapat mencegah penularan corona". Ini tidak tepat. Sebenarnya, masker (yang umum diperjualbelikan untuk bedah) tidak dibuat untuk memblok partikel corona, namun hanya berfungsi membantu bila seseorang yang terinfeksi corona tidak menyebarkan virus darinya. Masker berfungsi untuk mencegah titik-titik air dari hasil respirasi keluar ke lingkungan. 2. "Anak-anak tidak dapat terserang virus corona" Pendapat ini juga salah. Anak-anak bukan tidak dapat terinfeksi korona namun mereka sedikit yang terpapar virus korona, sehingga kasus corona pada anak-anak lebih sedikit. Bila anak-anak terinfeksi corona, mereka sepertinya kemungkinan kecil bisa parah. 3. "Kemungkinan terinfeksi virus corona lebih besar dari pada terinfeksi flu" Pendapat ini tidak akurat. Para ilmuwan menghitung nilai R0 untuk menghitung berapa potensi virus dapat menyebar. Baru-baru ini ditemukan bahwa nilai R0 SARS-CoV sekitar 2.2, itu artinya seseorang yang terinfeksi akan menularkan kira-kira 2.2 orang lain. Sedangkan flu memiliki nilai R0 sebesar 1.3. 4. "Virus corona hanya bentuk mutasi dari flu biasa". Pendapat ini salah, karena virus korona adalah keluarga besar virus. SARS-CoV-2 membagikan 90% genetiknya dengan virus korona yang menginfeksi kelelawar 5. "Virus dapat dibuat di laboratorium" Hingga sekarang, belum ada fakta atau penelitian yang mendukung pendapat ini. SARS-CoV-2 menyerupai 2 virus korona yang lain, yang merangsang pecah penyebarannya (outbreaks) pada dekade baru-baru ini. SARS-CoV-2, SARS-CoV, dan MERS-CoV berasal dari kelelawar 6. "Terinfeksi Virus Korona dapat membunuhmu" Sebanyak 18% orang yg terinfeksi virus korona degan kondisi sedang, sekitar 13.8% parah, dan 4.7% kritis 7. "Kamu akan tahu ketika kamu telah terinfeksi" Pernyataan ini tidak akurat. Pada tahap awal, orang yang terinfeksi mungkin tidak muncul gejala sama sekali. Gejala COVID-19 sama seperti flu dan demam biasa. Gejala umum COVID-19 adalah demam, batuk-batuk, dan sudah bernafas. Gejala yang jarang sekali terjadi yaitu pusing, muak, muntah, dan ingusan. 8. "Vitamin C akan menjagamu dari COVID-19" Belum ada bukti, kalau vitamin C meningkatkan kekebalan tubuh untuk menghadapi COVID-19. Vitamin C menyediakan kebutuhan yang esensial pada tubuh manusia, dan mendukung fungsi normal sistem kekebalan. Minum banyak vitamin C tidak akan menurunkan risiko terinfeksi COVID-19 9. "Kamu tidak boleh menerima paket dari Cina" Menurut WHO, menerima surat atau paket dari Cina aman. Virus korona tidak mampu bertahan lama di sebuah benda seperti surat dan paket 10. "Musim dingin dan Salju dapat membunuh COVID-19" Ini juga tidak benar. Suhu tubuh normal manusia adalah 36.5 sampai 37 derat celcius. Alih bahasa: @alfarisi_hamzah Sumber: Video Hashem Al-Ghaili, fb.me/sciencenaturepage
, , ,

10 Mitos dan Salah Paham Coronavirus

1. "Masker dapat mencegah penularan corona". Ini tidak tepat. Sebenarnya, masker (yang umum diperjualbelikan untuk bedah) tidak dibuat untuk memblok partikel corona, namun hanya berfungsi membantu bila seseorang yang terinfeksi corona tidak…
Harga gula ketahanan gula sudah ditentukan pada angka Rp 12.500/kg sedangkan harga gula rafinasi jauh dibawah harga yang ditetapkan yaitu berkisar Rp 4000-5000/kg. memang untuk saat ini gula impor tentu lebih efektif dalam tataran bahan baku dan pengolahan menjadi gula. Namun, hal ini merupakan ancaman terhadap ketahanan pangan bidang gula. Ancaman tesebut berupa ketergantungan terhadap gula impor yang sewaktu-waktu bisa mahal harganya karena kita tidak mampu berproduksi lagi. Kondisi pertebuan saat ini tentu sudah lebih naik dari tahun 2016. Mengingat pada tahun tersebut efek la nina mnyebabkan hujan terus menerus. Memang dalam segi produktivitas tergolong besar namun dalam hal rendemen menjadi kecil. Luas areal tebu menurun secara signifikan dalam 20 tahun terakhir. Terutama setelah diberlakukannya Undang-undang yang membebaskan pemilik lahan untuk menanam sesuai keinginan mereka. Alih fungsi lahan produktif menjadi bangunan sudah menjadi ancaman yang menjadi kenyataan. Pusat industri, pembangunan infrastruktur dan perumahan sudah menggeser tanaman-tanaman pangan terutama tebu. Perluasan areal tebu sangat sulit dilakukan karena persaingan antar komoditas palawija dan hortikultura sangatlah tinggi. Tidak hanya itu, areal kas desa terkadang sudah terlebih dahulu dipesan untuk ditanam komoditas bukan tebu. Mau tidak mau tanaman tebu beralih ke lahan-lahan marjinal. Silakan datang ke wilayah-wilayah kerja pabrik gula jika ingin bukti secara nyata. Tenaga kerja semakin sulit manjadikan biaya garap semakin tinggi. Sehingga harga pokok produksi menjadi kalah bersaing dengan negara-negara lain. Tenaga yang sedikit ditambah kebutuhan tenaga kerja komoditas lain tentu membuat upah buruh semakin mahal. Perlu adanya kebijakan nasional terkait industry gula dari hulu hingga hilir. Harga ditekan subsidi dicabut tentu paradigma menuju swasembada gula semakin jauh karena petani sebagai mitra sejati pabrik gula menganggap bisnis tebu kurang menguntungkan lagi. Kalau hal ini sampai terjadi, tidak menutup kemungkinan bahwa konsumsi gula nasional sekitar 5 juta ton akan diimpor semua. Tentu akan semakin mudah bagi pengekspor untuk mengendalikan negara sebab negara tidak mampu berdikari serta kita sudah sangat tergantung dengan gula dari negara lain. Oleh Ahmad Fauzi Ridwan
,

Pertanian : Ancaman Ketahanan Gula Nasional

Kajian Pertanian Harga gula sudah ditentukan pada angka Rp 12.500/kg sedangkan harga gula rafinasi jauh dibawah harga yang ditetapkan yaitu berkisar Rp 4000-5000/kg. memang untuk saat ini gula impor tentu lebih efektif dalam tataran bahan baku…
Malam Jumat selalu identik dengan sunnah rasul yang dilakukan oleh pasangan suami istri. Lah terus gimana nasib jomblo, apakah tidak boleh melakukan sunnah rasul juga? Sebelum melangkah lebih jauh, mari kita cari tau mengapa sunnah rasul identik dengan sex.  Sebenarnya, ga ada anjuran khusus dari Rasulullah, baik berupa perkataan atau perbuatan, mengenai hari yang baik untuk melakukan hubungan intim suami-istri. Namun, ada penjelasan ulama terhadap hadis Nabi terkait dianjurkannya melakukan hubungan intim pada malam Jumat atau hari Jumat, sebagaimana dijelaskan Imam al-Ghazali dalam Ihya ‘Ulumiddin. Hadis Nabi yang dimaksud oleh Imam al-Ghazali tersebut adalah hadis riwayat Aus bin Aus yang mendengar Rasulullah Saw. bersabda: من غسل يوم الجمعة واغتسل وبكر وابتكر، ومشى ولم يركب، ودنا من الإمام واستمع، ولم يلغ كان له بكل خطوة عمل سنة أجر صيامها وقيامها “Barangsiapa yang membasuh kepala dan membasuh seluruh badannya pada hari Jumat, berangkat lebih dini sehingga mendapatkan awal khutbah Jumat, berjalan kaki tidak naik kendaraan, duduk di dekat imam, memperhatikan khutbah dengan khusyuk, maka ia mendapatkan pahala puasa dan ibadah salat malam selama satu tahun dalam setiap langkah (menuju salat Jumat).”” (HR Abu Daud, at-Tirmidzi, an-Nasai, dan Ibn Majah). Terdapat kalimat “Barangsiapa yang membasuh kepala dan membasuh seluruh badannya pada hari Jumat” dalam potongan hadis di atas. Menurut Imam al-Ghazali, potongan hadis tersebut dipahami oleh sebagian ulama merupakan anjuran melakukan hubungan intim suami-istri pada malam Jumat atau hari Jumat. Dalam hadis lain yang senada dengan hadis di atas juga membicarakan tentang mandi junub pada hari Jumat. “Kalau mandi junub pada hari Jumat, berarti malam Jumat-nya kan habis melakukan hubungan suami-istri,” mungkin demikian sederhananya. Oleh karena itu, kemungkinan besar istilah “Sunah Rasul pada malam Jumat” atau “Malam Jumatan” yang beredar di sebagian masyarakat muslim adalah berasal dari takwil ulama atas hadis Nabi di atas. Udah paham kan sekarang? Jadi, untuk para jomblo boleh kok melakukan sunnah rasul malam jumat. Kalo bingung mau ngapain, berikut mimin kasih rekomendasi sunnah rasul yang bisa dilakukan jomblo pada malam jumat. Sunnah Rasul Malam Jumat untuk Jomblo Membaca Surat Al Kahfi “Siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka akan memancar cahaya dari bawah kakinya sampai ke langit, akan meneranginya kelak pada hari kiamat, dan diampuni dosanya antara dua jumat.” (HR. Abu Bakr bin Mardawaih) Sebenarnya membaca surat Al kahfi tidak hanya baik dibaca pada hari jumat saja melainkan setiap hari. Hal ini dikarenakan hari jumat adalah hari baik bagi umat islam di seluruh dunia. Memang dianjurkan bahwa sebaiknya surat Al Kahfi dibaca saat terbenamnya matahari di hari Kamis hingga terbenamnya matahari di hari selanjutnya yakni hari jum’at. Membaca Surat Yaasiin "Setiap sesuatu mempunyai hati. Adapun hari Alquran adalah Yasin. Maka barang siapa yang membaca Yasin, maka Allah menulis baginya (pahala) membaca Alquran 10 kali, selain Yasin". (HR Tirmidzi). Keutamaan membaca Surat Yasin sendiri ditegaskan dalam sebuah hadits riwayat Abu Daud sebagai berikut: من قرأ سورة يس والصافات ليلة الجمعة أعطاه الله سؤله “Barangsiapa membaca surat Yasin dan al-Shaffat di malam Jumat, Allah mengabulkan permintaannya.” (HR Abu Daud dari al-Habr) Tentunya masih banyak lagi amalan-amalan sunah yang bisa dilakukan pada malam jum'at. Tetap semangat mblo. Sumber: https://news.detik.com/berita/d-4713494/5-amalan-sunah-malam-jumat https://islami.co/asal-usul-malam-jumat-identik-dengan-sunnah-rasul https://islam.nu.or.id/post/read/94318/dalil-anjuran-membaca-surat-yasin-di-malam-jumat
,

Sunnah Rasul Malam Jumat Tidak Melulu Tentang Sex

Malam Jumat selalu identik dengan sunnah rasul yang dilakukan oleh pasangan suami istri. Lah terus gimana nasib jomblo, apakah tidak boleh melakukan sunnah rasul juga? Sebelum melangkah lebih jauh, mari kita cari tau mengapa sunnah rasul identik…
Mendengar kata pendidikan di Indonesia tak ubahnya membayangkan kesemrawutan pendidikan di era reformasi. Mari kita tengok pendidikan di Era orde baru, walaupun belum terlalu tersebar secara, tetapi kualitas pelajar yang dihasilkan secara integritas lebih unggul daripada pelajar di era milenial ini. Tidak bermaksud untuk menjunjung tinggi pendidikan di zaman orba, tetapi itulah yang terjadi di lapangan. Bapak pendidikan Indonesia, Ki Hadjar Dewantara, ingin membentuk pendidikan di Indonesia yang menyenangkan bagi para pelajar, maka dibuatlah oleh beliau tempat mengampu ilmu yang bernama “Taman Siswa”, tetapi hal itu nampaknya kurang disetujui oleh bangsa kita. Hal ini terlihat pada era ini, masyarakat terlalu memperbandingkan cara belajar negara Indonesia dengan negar Finlandia yang disebut-sebut sebagai negara dengan pendidikan terbaik di Dunia. Seharusnya bangsa kita yang katanya “gemah ripah loh jinawi” ini dapat berkembang dengan pesat. Indonesia tidak dipungkiri lagi memiliki kekayaan alam yang luar biasa jumlahnya. Menurut para pujangga, Indonesia adalah negeri “cipratan” Surga yang luruh ke bumi. Tetapi sangat disayangkan, pendidikan di Indonesia berada di posisi 62 dari 72 negara yang disurvei oleh PISA (Programme for International Student Assessment) pada tahun 2015. Secara garis besar, pembangunan gedung pendidikan di Indonesia bertambah, partisipasi siswa yang mengikuti pembelajaran di sekolah juga bertambah, angka melek huruf di Indonesia juga terus meningkat. Namun, pembangunan gedung yang meningkat tersebut kurang disertai pembangunan tenaga pendidik di Indonesia. Selain itu, kualitas moral pelajar di Indonesia terus menerus mencitrakan keburukan, contohnya yaitu pembunuhan seorang guru di Sampang dan kriminalisasi guru di Makassar. Semestinya pemerintah di Indonesia dan masyarakat menciptakan kondisi pendidikan yang baik dan bagus bagi para pelajar. Pemerintah bisa membuat peraturan yang berguna untuk memberikan imun bagi para pendidik, peningkatan kualitas guru dapat dilakukan dengan memberikan kegiatan lokakarya dan mengirim para tenaga pendidik terpilih untuk berkuliah lagi, memberikan insentif yang lebih besar bagi sekolah, guru, maupun pelajar yang dapat menemukan inovasi-inovasi baru, pengembangan inovasi ke khalayak ramai agar inovasi yang telah ditemukan tidak hanya menjadi pajangan di Kemendikbud/sekolah-sekolah, tetapi juga dapat dinikmati sebagai oleh masyarakat, pemerataan pendidikan dengan mengirim guru-guru ke daerah-daerah tertinggal dengan disertai pembangunan infrastruktur yang cepat dan baik. Masyarakat juga memiliki peran yang besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, masyarakat harus sadar terlebih dahulu bahwa pendidikan sangatlah penting dan tidak dapat dipandang sebelah mata. Salah satu cara untuk menyadarkan masyarakat terhadap pentingnya pendidikan yaitu pengiriman relawan-relawan ke daerah pelosok seperti yang dilakukan oleh Indonesia Mengajar. Sebagai kesimpulan, pendidikan adalah penerang ketika kita berada di kegelapan. Tanpa adanya kesadaran pendidikan di dalam jiwa masing-masing, maka sudah pasti individu yang menolak pendidikan akan tenggelam dikenyam zaman atau mungkin menjadi salah satu contoh kegagalan pembentukan generasi penerus sejarah. Selain pendidikan secara akademik, pendidikan moral setiap individu juga harus ditanamkan sedari dini. Saat itulah peran orang tua terkhusus ibu sebagai sekolah pertama bagi anaknya menjadi landasan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
, ,

Kita untuk Pendidikan di Indonesia

Mendengar kata pendidikan di Indonesia tak ubahnya membayangkan kesemrawutan pendidikan di era reformasi. Mari kita tengok pendidikan di Era orde baru, walaupun belum terlalu tersebar secara, tetapi kualitas pelajar yang dihasilkan secara integritas…