Sosialsasi Program Kreativitas Mahasiswa dan Halaqoh Ke-NU-an

Sosialsasi Program Kreativitas Mahasiswa dan Halaqoh Ke-NU-an

KMNU IPB melalui Divisi Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) telah menyelenggarakan sosialisasi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan halaqah ke-NU-an. Sosialisasi PKM lebih diutamakan pada mahasiswa KMNU IPB angkatan 53 (2016). Materi sosialisasi disampaikan langsung oleh Bapak Dr Ir Burhanuddin, MM selaku Sekretaris Departemen Agribisnis IPB dan sekaligus pembina KMNU IPB.

Materi sosialisasi PKM diawali dengan penumbuhan semangat berkarya melalui PKM. Beliau menekankan pentingnya semangat. Kemudian dilanjutkan dengan penjelasam macam-macam jenis PKM mulai dari PKM-Penelitian, PKM-Kewirausahaan, hingga PKM-Gagasan Tertulis. Beliau juga menekankan pentingnya membuat suatu tim yang terdiri dari mahasiswa lintas departemen untuk memudahkan kajian antar disiplin ilmu. Setelah penjabaran jenis-jenis PKM, beliau melanjutkan dengan tata cara atau prosedur pembuatan PKM, mulai dari pengunggahan proposal, pemilihan dosen pembimbing, hingga pasca-PKM.

Selain semangat dan antusiasme, beliau juga mengingatkan agar tidak membuat kuliah terbengkalai akibat PKM. “Kuliah tetap kewajiban mahasiswa”, ujar beliau. Materi dilanjutkan dengan tips dan trik serta contoh PKM yang berhasil dibiayai hingga nasional dan berkelanjutan hingga pasca-PKM. Materi ditutup dengan sesi tanya-jawab.

Setelah materi sosialisasi tentang PKM, para mahasiswa angkatan 53 (2016) melanjutkan materi tentang ke-NU-an. Materi ke-NU-an yang pertama diisi oleh Primadhika Al-Manar dari Tim Kajian KMNU IPB. Pemateri memberikan kuliah tentang ke-aswaja-an. Beliau menekankan pentingnya dapat membedakan Aswaja yang sesuai dengan Konferensi Internasional tentang Ahlussunnah wal-Jamaah di Chechnya, sebab sekarang banyak pihak yang mengaku aswaja meskipun amaliyahnya bertengtangan dengan aswaja. Selain itu beliau menekankan untuk mewaspadai media sosial, terutama instagram.

Materi kedua di halaqah ialah tentang kesejarahan Nahdlatul Ulama oleh Reza Kurnia Rahmatullah dari Divisi PSDM KMNU IPB. Peserta Halaqah ditekankan oleh pemateri untuk mengetahui sejarah NU sendiri untuk meningkatkan kecintaan terhadap NU. Materi mengupas mulai dari sebab NU berdiri, tokoh-tokoh sentral masa awal, hingga tentang khittah 1926 yang diresmikan pada Mukatamar XXVII di PP Salafiyah-Syafiiyah, Asembagus, Situbondo. Acara halaqah ditutup dengan sesi tanya jawab dan peserta aktif dalam bertanya pada seluk-beluk NU. (rk-r)

muhammad

Related Posts
Leave a reply