Fenomena Media Sosial Saat ini Menguntungkan KMNU

Fenomena Media Sosial Saat ini Menguntungkan KMNU

OLEH MUHAMMAD ZIMAMUL ADLI

Media sosial sudah sedemikian hingga terbuka tanpa batas memberikan wawasan dan cakrawala pengetahuan. Dari isu politik sampai agama bercampur menjadi satu seakan sudah tidak bisa dipisahkan. Bisa menjadikan orang tercerahkan dan tak sedikit pula menjadikan kebingungan.

Akses yang mudah dan praktis untuk dibagikan menjadikan informasi begitu cepat tersebar melalui mobile pribadi. Sayangnya dengan kemudahan dan kecanggihan itu banyak orang yang tidak menggunakan sebaik-baiknya dalam menebar ilmu, kasih sayang dan kebaikan. Namun sebaliknya banyak menebar kebencian, fitnah dan aib seseorang.

Hal ini pernah diungkapkan oleh Mbak Alissa saat mengisi acara di KMNU UGM bahwa tantangan kita sebagai organisasi yang ingin menebarkan Islam Rahmatal Lil Alamin begitu berat pasalnya jika informasi yang positif maka pengunjungnya sedikit tapi kalau informasi berbau kontroversi begitu banyak yang mengunjungi bahkan terjadi saling serang pihak yang pro maupun kontra sehingga otomatis rating berita itu akan dengan mudah naik dan tersebar -setidaknya itu juga yang saya rasakan didunia intelektual khususnya. Namun seiring berjalannya waktu saya mengamati dan menemukan sebuah celah pola yang sangat bagus bagi KMNU untuk menebar dakwahnya dan semakin eksis di media sosial.

Begini, seiring dengan informasi kontroversi yang bertebaran membuat saling benci dan pertikaian nampaknya orang-orang mulai jenuh akan fenomena itu. Seperti oase di tengah gurun yang haus air kehidupan yang menyejukkan. Mereka nampaknya sedang mencari informasi yang mendamaikan dan membawa ketenangan bathin.

Kemaren saya sudah mencoba disuatu grup fb yang hampir setiap hari terdapat caci maki. Setidaknya saya kirim setiap harinya satu kata mutiara Ahlus sunnah wal jama’ah yang meneduhkan bersama foto ulama dan juga kadang kala saya posting tulisan kajian dari web KMNU, ternyata mendapatkan respon yang positif dari anggota grup. Dari situ saya memiliki sebuah keyakinan bahwa KMNU bisa berperan aktif dan mengambil peluang sebagai sarana dakwah. Namun hal itu bisa tercapai harus dengan kebersamaan, kekompakan, dan kontinuitas dari semua elemen KMNU.

Begini, pertama, paling ringan adalah dengan setiap hari membagikan broadcast web KMNU ke FB, twitter, instagram, WA yaitu di beranda dan grup-grup kelas, angkatan, organisasi/komunitas, perguruan tinggi pesantren sehingga teman-teman kita familiar dengan KMNU. Hal ini juga bisa menambah dan menaikkan rating web KMNU serta juga bisa menarik perhatian teman-teman untuk gabung ke KMNU.

Kedua, 12 KMNU PT mau suka rela untuk membantu secara bergiliran mencari kata-kata mutiara dan foto para Ulama Aswaja atau membuat kata-kata hikmak (red. bijak). Sehingga setiap KMNU PT setidaknya 2 minggu sekali untuk mencari atau membuatnya. Lalu kita sebar secara serentak seperti point pertama tadi.

Ketiga, ini sedikit berbobot. Saya kemaren telah mensurvei kebeberapa KMNU PT yang bisa baca kitab ternyata banyak. Nah jika potensi ini bisa kita kembangkan seperti pada point dua dengan temen-temen kita minta mengupas kitab kuning atau intisarinya saja maka setiap hari web KMNU akan berisi keilmuan yang sangat dalam dimana masih sedikit organisasi mahasiswa bisa menyajikan kitab kuning setiap harinya. Dan jika sudah khatam bisa dibuatkan aplikasi androidnya namun masih harus ditashih kembali oleh Ulama untuk penyempurnaan pembahasannya. Atau bisa juga dari hasil kajian KMNU PT.

Betapa banyak potensi yang bisa dikembangkan di KMNU teman-teman, namun sekali lagi harus dengan kerelaan dan kebersamaan yang tinggi untuk memondasi. Saya rasa 3 point itu bisa dimulai dari sekarang. Untuk yang point pertama mungkin bisa temen-temen lakukan mulai hari ini. Untuk point kedua dan ketiga butuh komitmen dari KMNU PT atau bagi temen-temen personal ingin memberikan sumbangsih untuk mewujudkannya silahkan PM saya, nanti saya arahkan untuk strateginya.

Memang harus dicoba dan dibuktikan dengan komitmen yang tinggi agar pengaruh yang ditimbulkan sangat signifikan, dan yang dilakukan oleh delegasi kominfo dari KMNU PT untuk mempublikasikan setiap minggu malam sangat efektif.

Semoga kedepan KMNU dapat menjadi pusat kajian Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah. Terimaksih ditunggu sumbangsihnya dan mari kita buktikan bersama.

Sumber gambar : https://kodokoalamedia.co.id

 

muhammad

Related Posts
Leave a reply