“TAYAMUM” KAJIAN RUTIN FIQIH

“TAYAMUM” KAJIAN RUTIN FIQIH

 

Kitab : Safinatun Najah

Pemateri : Ust. Ikbal Muzaki

___________________________

*(Faslun)* Ada 3 hal yang bisa membatalkan tayamum :

  1. Segaka sesuatu yg membatalkan wudzu juga membatalkan tayamum.
  2. Murtad.
  3. Melihat dan atau mengira ada air.

Jika bertayamum dan melakukan sesuatu yg membatalkan wudzu, maka tayamum juga batal. Sesuatu yg bisa membatalkan wudzu al:

  1. Keluar sesuatu dari qubul dan dubur.
  2. Bersentuhan kulit yg bukan muhrim.
  3. Menyentuh kemaluan.
  4. Hilang akal.

*(Faslun)* Ada 3 hal/perkara yg berasal dari najis menjadi suci :

  1. Khomr yg menjadi cuka dg sendirinya.
  2. Kulit hewan yg disamak.
  3. Sesuatu yg muncul dari najis.

 

*Seputar Tanya Jawab*

  1. Bagaimana jika melihat air, namun airnya tdk suci mensucikan, apakah tayamumnya tetap batal ?

( Ada 4 jenis air :

– Air mutlak : jika memenuhi syarat, tdk ada penghalang, jika digunakan tdk menyebabjan sakit, maka diWAJIBkan wudzu–>tayamum batal.

– Air Musta’mal : jika bisa menggabungkan dari beberapa air musta’mal shg bisa digunakan utk berwudzu maka wajib wudhu–>tayamum batal

– Air Mutaghoyar (air yg sudah berubah sifatnya) : jika bisa memisahkan air dg yg tercampur air, maka bisa digunakan utk berwudzu {{Namun, jika menemukan air sungai yg bercampur dengan lumpur/air laut, karena tidak bisa dipisahkan, maka bisa langsung digunakan utk berwudzu}.

– Air Mutanajis : harus lebih dari 2 kolah dan hilang sifat najisnya agar bisa digunakan utk berwudzu jika kurang dari 2 qulah atau sifat najis tdk hilang meskipun lebih dari 2 qulah maka boleh tayamum.

 

  1. Apakah semua bangkai hewan, kulitnya bisa disamak ?

( Menurut

-Imam Syafi’i : semua bangkai hewan kulitnya bisa disamak dan suci kecuali anjing dan babi itu najis.

– Abu Hanifah : semua hewan kulitnya bisa disamak, anjing:suci namun babi:najis.

– Imam Malik dan Hambal : semua bangkai kulit hewan tidak ada yg suci walaupun disamak).

 

  1. Apakah tayamum batal jika melihat fatamorgana/cuaca mendung dan waktu sholat sudah mau habis?

( Jika tafahum/ menyangkanya dg batasan teriakan meminta tolong sampai ke tempat air tsb maka tayamum batal,  namun jika batasan waktu sholat hampir habis maka tayamum tdk batal dan langsung sholat saja).

___________________________

 

DIVISI KAJIAN, PELESTARIAN DAN TRADISI

KMNU IPB

KABINET  2016/2017

muhammad

Related Posts
Leave a reply