Kegundahan Hati Masjid

Kegundahan Hati Masjid

Masjid merupakan tempat pusat aktivitas peribadahan bagi umat islam. Selain itu, masjid menjadi icon bangunan kaum muslim. Saat ini, masjid di berbagai daerah khususnya di Indonesia menjadi sarana ibadah mahdhah juga sebagai tempat bagi anak-anak untuk mengaji. Jama’ah sholat lima waktu sering di lakukan di masjid-masjid terlebih di masjid agung atau masjid jami’ kabupaten atau kota.

Kita dapat melihat suasana berbeda di masjid ketika datang hari raya idul fitri atau idul adha. Tidak sedikit dari kita yang menggunakan pelataran masjid untuk sholat sunah idul fitri atau idul adha. Terkadang ketika membayangkan kita sebagai bangunan masjid, jati diri sebagai masjid menjadi runtuh. Kita yang dibangun dengan biaya yang sangat besar dan dipoles dengan sangat indah ditambah berbagai hiasan dan aksesoris merasa gagal sebagai tempat yang sangat dimuliakan.

Saya coba menguatkan masjid kembali untuk teguh menghadapi hal tersebut. Saya yakinkan pada masjid tersebut bahwa hal ini hanya dilakukan dua kali dalam satu tahun. Saya coba bujuk mereka “apakah kalian (masjid-masjid) tidak puas dengan sholat wajib lima waktu  setiap hari di tempatmu”. Mereka (masjid-masjid) menjawab “seramai-ramainya sholat waktu tersebut bahkan sholat jum’at pun belum bisa mengalahkan sholat sunah dua hari raya itu”. Saya terdiam sejenak, kemudian saya katakan “apakah kalian lupa bahwa istiqomah itu lebih utama dari pada seribu karomah”.

Terlepas dari anggapan atau pandangan mengenai tempat yang baik atau lebih baik pada sholat hari raya tersebut. Semoga tulisan ini mengobati kegelisahan masjid-masjid tersebut.

Bogor, 12 September 2016

(Muhammad Tajuddin)

muhammad

Related Posts
Leave a reply