KMNU IPB TEMPO DOELOE

KMNU IPB TEMPO DOELOE

Oleh Muhammad Zimamul Adli

Ini adalah potret KMNU IPB 5-6 tahun yang lalu. Dimana rutinan majlis diba’ tak menggunakan rebana karena memang tidak punya rebana, orangnyapun tak lebih dari 15 orang setiap minggunya. Sayangnya foto itu bukan 5/6 tahun lalu, dan itu bukan acara Pengurus KMNU IPB melainkan acara Alumni KMNU IPB.

Kami sadar betul, keberadaan kami di KMNU adalah untuk merintis dengan baik bukan untuk berpangku tangan kepada yang lain untuk melakukan dan inilah fase merintis yang kedua, merintis Alumni KMNU IPB dari awal yang mana persis seperti wajah KMNU IPB 5/6 tahun yang lalu seperti malam ini.

Seperti halnya KMNU IPB dulu bisa menjadi sekaranh, semoga dengan optimis dan doa temen2 semua Alumni KMNU IPB nanti menjadi KMNU IPB yang sekarang dan KMNU IPB yang nanti bisa lebih berkembang lagi.
Kami sadar “Keringat para pendahulu kami dulu menjadi senyuman dan kebahagiaan kami saat ini. Dan sudah tiba saatnya keringat kami semoga menjadi senyuman dan kebahagiaan generasi penerus kami.

Pertemuan yang sederhana akan lebih bermakna disebabkan sebuah “rasa”. Karena “Kesederhanaan bukan menurunkan nilai yang ada dalam diri namun akan meningkatkan nilai diri.” Bukan karena jabatan atau hanya simponi program kerja yang mengumpulkan kami, namun ada daya tarik yang kuat dan itulah namanya “rasa”.
Rasa yang menuntut kita untuk meluangkan waktu untuk bersama. Rasa yang dapat mengeluarkan energi besar kita untuk bersama. Dan rasa . . . . .

Marilah kita merintis apa yang belum dirintis, marilah kita teruskan sesuatu yang sudah dirintis. Teruslah berproses.
Dan kututup tulisan ini dengan pesan KH Mu’tashim Billah “KMNU harus selalu dinamis”.
Semoga Allah selalu mengiri perjalanan kita semua Amiin.
Sampai nanti ditulisan yang selanjutnya. Selamat ibadah dan istirahat

muhammad

Related Posts
Leave a reply