FATHUL QORIB-BAB HAJI (3) (#KAJIANKMNU 11 MARET 2016)

FATHUL QORIB-BAB HAJI (3) (#KAJIANKMNU 11 MARET 2016)
🕋Rukun Umroh ada 3, yaitu
1. Ihram
2. Thawaf
3. Sa’i
4. Halqu(الحلق), yaitu mencukur rambut. *)dalam suatu riwayat ada yang berpendapat bahwa halqu termasuk dalam rukun, namun ada juga yang berpendapat bahwa halqu tidak termasuk rukun.
 Wajib haji yang selain rukun, ada 3 perkara;
1. Ihram dari miqat
2. Melempar jumroh
3. Halqu (الحلق)
Wajib haji yang pertama adalah Ihram dari miqat, ihram berarti niat dan mulai menanggalkan pakaiannya, Miqat adalah batas kita melakukan ibadah haji & umrah. Miqat dibagi menjadi 2 yaitu miqat zamani dan miqat makani. Miqat zamani merupakan batas waktu yg diperbolehkan haji yaitu mulai 1 syawwal sampai 10 dzulhijjah. Miqat makani adalah batas tempat orang yang mukim dan tidak mukim. Bagi orang mukim lebih afdholnya mengambil miqat di tempat tinggalnya (rumah). Bagi yang bukan orang mukim miqatnya harus bertawajjuh sesuai tempat miqat yang telah ditentukan.
Wajib haji yang kedua adalah Melempar jumroh sebanyak 3 kali. Jumrah Kubro/Ula, jumrah Wustho, dan jumrah Aqobah masing-masing sebanyak 7 lemparan memakai batu kerikil.
Wajib haji ketiga adalah Halqu(الحلق). Untuk laki-laki disunnahkan cukur plontos. Untuk perempuan harus memendekkan rambut, minimalnya halqu adalah 3 helai rambut. Ada 3 cara untuk halqu, yaitu dibakar, dicabut,dan dipotong.
Sunnahnya haji ada 7;
1. Ifrod, yaitu mendahulukan haji daripada umroh
2. Membaca kalimat talbiyah
3. Thawaf kudum (sebelum wukuf di arafah)
4. Mabit di muzdalifah)*
5. shalat 2 rakaat setelah thawaf, tempat yg lebih afdhol yaitu dibelakang makam nabi Ibrahim dan hijir ismail
6. Mabit di Mina)*
7. Thawaf Wada’
*) Sunnah haji dalam hal Mabit, ada perbedaan pendapat, Imam Rofi’i berpendapat bahwa mabit termasuk sunnah, namun Imam Nawawi berpendapat bahwa mabit adalah hukumnya wajib.
📂PERTANYAAN📂
1. Takaran mabit seperti apa? apakah ada minimal waktunya?
2. Shalat 2 rakaat setelah thawaf, yang dimaksud thawaf apa saja?
3. Bagaimana jika saat melaksanakan wajib haji tiba-tiba haid?
4. Adakah ketentuan taqsir?
5. Miqat makani, untuk syarat seseorang dikategorikan mukim bagaimana?
📂JAWAB📂
1.Takaran mabit adalah melewati berubahnya malam. Dalam suatu riwayat dikatakan juga bahwa lewat saja di malam hari sudah cukup dikatakan mabit. Tempat mabit yang lebih afdhol adalah disebuah bukit bernama Ma’syaril haram. Sedangkan tempat Wuquf yang lebih afdhal disekitar jabal rahmah.
2. Sholat 2 rakaat setelah thawaf berlaku untuk semua thawaf, kecuali thawaf qudum
3. Apabila sedang melaksanakan haji, tiba-tiba haid, maka tetap lakukan apa saja, termasuk Wuquf, Sa’i, dan lainnya kecuali Thawaf. Karena syarat sah tawaf adalah harus suci.
4. Ketentuan taqsir bagi wanita adalah Hanya dipendekkan rambutnya saja, bukan dihabiskan, afdholnya dipotong.
5. Syarat seseorang dikatakan sebagai mukim setempat adalah orang tersebut sudah berada 3 hari sebelum miqat zamani terjadi (Sebelum tanggal 8 Dzulhijjah)
=========================
006/D.2/KJN/III/2016
Divisi Kajian & Pelestarian Tradisi
Cp: 089-669-187-869
#KajianKMNUIPB

Kontributor: Tim Kajian KMNU IPB

muhammad

Related Posts
Leave a reply