Dakwah itu untuk ISLAM bukan untuk GOLONGAN

Dakwah itu untuk ISLAM bukan untuk GOLONGAN

“Orang yang sibuk dengan keyakinan orang lain bisa jadi kurang yakin dengan keyakinannya sendiri” KH. Mustofa Bisri (Rois ‘am PBNU & Pengasuh PonPes Roudhlotut Tholibin Rembang).

Subhanallah perkataan beliau sangat dalam maknanya. Ketika membaca ini saya teringat fatwa-fatwa saudara-saudara kami yang tak sefaham. Mereka tak bosan-bosannya mempermasalahkan amalan-amalan Islam ASWAJA (Ahlussunnah wal jaamah).

Bisa kita lihat sebagian kecil saja di bulan ramadhan ini. Amalan-amalan ASWAJA banyak yang diusik mulai dari niat puasa, imsak, tarawih, tadarus, dan masih bnyak lagi. Tak bosan-bosannya saudara kami itu mengusik kami. Lebih parahnya lagi, entah disadari ataupun tidak, fatwa dan pendapat mereka membuat masyarakat resah bahkan kebingungan.

Saya mulai berfikir, mereka mau berdakwah atau mau meresahkan masyarakat?? Begitu mudahnya mereka menyesatkan masyarakat. Yang tidak bisa diterima akal, semua yang tak sefaham dengannya dianggap BID’AH dan SESAT. Dakwah macam apa ini?? Dalam hati saya, sejak kapan surga dikapling oleh mereka?? Memang surga punya kakeknya. Sungguh aneh bin ajaib.

Tak masalah bagi kita, mereka mau terima amalan kita ataupun tidak. Tapi mbok yo jangan ngusik-ngusik. Bagi kami sudah sangat senang amalan kita tidak diusik walaupun mereka tidak setuju dan tidak mau menerima.

Terakhir, mari kita berdakwah untuk ISLAM BUKAN untuk GOLONGAN. Biarkanlah yang sudah ISLAM dengan keyakinan dan fahamnya. Tunjukkan bahwa islam itu rahmatan lil alamin.

Ihdinashshirothol mustaqim
Wallahul muwaffiq ila aqwamiththoriq

Oleh : hamzah alfarisi

muhammad

Related Posts
Leave a reply