Kajian KMNU IPB kitab Ta’limul Muta’allim

Kajian KMNU IPB kitab Ta’limul Muta’allim

Bismillahirrahmanirrahim dengan menyebut nama Allah Maha Pengasih dan maha Penyayang. Pada lafadz basmalah, ulama Mutaqaddimin berpendapat bahwa lafadz basmalah adalah Kemuliaan Dzat yang dinisbatkan kepada Allah Swt. Menurut ulama Mutaakhirin lafadz basmalah merupakan lafadz yang istimewa karena terdiri atas huruf 19 huruf. Walau sebenarnya dalam ilmu nahwu (tata bahasa) setelah huruf Ba’ terdapat huruf Alif.

karena sudah menjadi tradisi seperti dalam qaidah “Al adatul Muhakkamah” maka yang seharusnya dalam lafadz basmalah jumlah 20 menjadi 19 huruf. Angka 19 menurut sebagian ulama banyak mengandung makna diantaranya adalah sejumlah malaikat zabaniyyah di akhirat nanti. Menurut Imam Hanafi lafadz basmalah merupakan satu ayat yang berdiri sendiri. Menurut Imam As-Syafi’i termasuk ayat yang bergabung dengan surah lain.
Perbedaan makna Allah dan Illah menurut Imam Maradhi lafadz “Allah” adalah menisbatkan Dzat untuk disembah. Sedangkan “Illah” adalah bermakna semua yang disembah. Lafadz Ar-rahmaan terdiri dari 5 huruf (tanpa huruf alif lam di awal lafadz) sedangkan Ar-Rahim terdiri atas 4 huruf (tanpa huruf alif lam di awal lafadz), dalam ilmu tata bahasa arab (nahwu) Ziyadatul mabni fa ziyadatul ma’na : “penambahan huruf juga mempengaruhi makna.” Lafadz “Ar-rahman” bermakna kasih sayang Allah Swt. Bagi seluruh makhluknya, sedangkan “Ar-rahim” kasih sayang yang Allah berikan khusus bagi kaum muslimin di akhirat nanti.
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Swt. Lafadz “Alhamdulillah” bermakna pujian sedangkan lafadz “Asy-syukr” bermakna rasa terimakasih. Segala puji bagi Allah Swt. Dzat yang memberikan keutamaan manusia atas semesta alam dengan Ilmu dan Amal, sholawat serta salam semoga terlimpahkan atas Nabi Agung Muhammad SAW penghulu Arab dan Ajam, juga keluarga dan para sahabat, yang menjadi sumber ilmu dan hikmah. Sesungguhnya Ilmu pengetahuan bertujuan untuk ma’rifatullah (mengenal Allah Swt). Ilmu tergolong menjadi 2 bagian yakni Ilmu kasbiy dan ilmu laduni. Niat dalam mencari ilmu seyogyanya selalu diperbaiki dengan niat mencari ilmu untuk belajar dan mengajarkan, mencari manfaat dan faidah, berteguh kepada Allah Swt. Serta mencari jalan petunjuk dan menghilangkan kebodohan.
Ilmu dan Amal adalah satu kesatuan yang saling meberikan manfaat. Ilmu tanpa amal laksana pohon tanpa buah. Sholawat serta salam semoga terlimpahkan atas Nabi Agung Muhammad Saw. Diadalam Al-quranul karim menerangkan bahwa sesungguhnya Allah swt. Beserta para malaikatNya membacakan sholawat atas baginda Rasulullah Saw. Sholawat dapat bermakna doa dan pujian. Dalam kitab “Qashidatul Burdah” karangan Imam Muhammad Al-Bushiriy menyebutkan dalam syair

,,,”Betapa Mulianya seorang nabi yang diciptakan dan dihiasi Akhlak
yang selalu diliputi dengan keindahan dan keceriaan wajahnya
Halus seperti Bunga dan mulia seperti bulan purnama
Murah hati seperti laut dan bersemangat tinggi seperti zaman”,,,

Dalam kitab “Simthud-dhurar” (Untaian Mutiara) karangan Al Habib Al Imam Al-Allamah Ali bin Muhammad bin Husain Al-Habsyi

,,,”Bahagia dan suka ria
Berdatangan merasuki kalbu
Menyambut datangnya kekasih Allah
Pembawa anugrah bagi seluruh manusia
Maha Agung Dia yang t’lah memuliakan
Wujud ini dengan Nur berkilauan
Meliputi semuanya
Dengan keriangan dan keindahan
Mencapai tingkat keindahan tertinggi
Menjulang mengangkasa dengan kemuliaan……..”

Wallahu a’lam. Semoga dapat bermanfaat dan berdampak kebaikan serta tetap diberikan keistiqamahn dalam majlis ilmu kajian rutin KMNU IPB. Alfatihah,,,
Referensi
Kitab Ta’limul Muta’alim karangan Syaikh Zarnuji
kitab “Qashidatul Burdah” karangan Imam Muhammad Al-Bushiriy
kitab “Simthud-dhurar” (Untaian Mutiara) karangan Al Habib Al Imam Al-Allamah Ali bin Muhammad bin Husain Al-Habsyi

muhammad

Related Posts